Lepas 391 Jemaah Haji Kloter 17, Bupati Ingatkan Waspada Cuaca Panas

Pelepasan calon jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Bupati Pandeglang, Dewi Setiani melepas keberangkatan 391 calon jemaah haji kelompok terbang (kloter) 17 gelombang kedua asal Kabupaten Pandeglang menuju tanah suci untuk menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

 

Prosesi pelepasan berlangsung di Pendopo, Rabu (13/05/2026) dini hari. Sebanyak 10 bus yang membawa rombongan jemaah diberangkatkan sekitar pukul 02.40 WIB menuju Asrama Haji Cipondoh sebelum melanjutkan penerbangan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

 

Dalam sambutannya, Bupati memberikan instruksi khusus kepada ratusan calon jemaah haji untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman suhu panas ekstrem di Arab Saudi.

 

Jemaah diingatkan bahwa tantangan ibadah tahun ini bukan sekadar fisik, melainkan ketahanan menghadapi cuaca yang dilaporkan mencapai 41 hingga 42 derajat Celcius.

 

Suhunya mencapai 41 derajat, ini sangat panas sekali. Saya minta jemaah banyak minum air bening dan waspadai makanan manis atau pedas bagi yang punya darah tinggi, kata dia.

 

Dewi juga menekankan pentingnya menjaga pola makan, terutama bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi, kolesterol, dan diabetes.

 

“Bapak-bapak dan ibu ibu untuk menghindari makanan yang terlalu manis, pedas, atau gurih guna menjaga kestabilan kondisi tubuh,” ujarnya.

 

Baca: BGN Mulai Sidak SPPG di Pandeglang, Pastikan Program MBG Berjalan Lancar

 

Baca: Dinkes Pandeglang Raih Juara Pertama Pilah Sampah Antar OPD

 

Ia juga menitipkan pesan agar jemaah senantiasa menjaga etika dan kedisiplinan selama menjalankan ibadah haji.

 

Menurut dia, kebersamaan antar jemaah asal Pandeglang dan Provinsi Banten harus dikedepankan sebagai wujud persaudaraan sesama duta bangsa di mata internasional.

 

Manajemen waktu istirahat juga menjadi perhatian Bupati, terutama saat jemaah berada di dalam bus menuju embarkasi.

 

Kurangnya waktu tidur sebelum pemberangkatan harus dikompensasi dengan beristirahat selama perjalanan agar stamina tidak drop saat tiba di asrama haji.

 

Jaga nama baik Kabupaten Pandeglang dan Indonesia. Di sana nanti banyak antre, saya minta jemaah sabar dan jangan sampai ada kata-kata kasar terlontar,” tandasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.