Jelang Tahun Ajaran Baru, Permintaan Seragam Sekolah Meningkat
![]() |
| Sejumlah warga membeli perlengkapan sekolah di salah satu toko seragam di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Selasa (30/06/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Penjualan seragam sekolah mulai meningkat menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan perlengkapan sekolah.
Berdasarkan pantauan, sejumlah toko perlengkapan sekolah di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Para orang tua murid tampak mulai menyerbu pusat perbelanjaan untuk berburu seragam baru guna menyambut tahun ajaran 2026/2027.
Para pedagang mengaku mengalami lonjakan omzet dibandingkan hari-hari biasa. Peningkatan permintaan ini diprediksi akan terus menanjak hingga beberapa hari menjelang masuk sekolah.
Pemilik toko seragam 255 di Labuan, Rus Ahmad mengatakan, sejak beberapa hari terakhir penjualan seragam sudah mulai ramai. Puncaknya diprediksi terjadi pada beberapa hari sebelum masa libur usai.
“Alhamdulillah toko 255 ada peningkatan dalam penjualan ya. Mungkin di atas 100 persen lah. Yang dulu biasanya landai aja, sekarang sudah mulai agak meningkatlah. Mungkin besok hari kemudiannya lebih banyak lagi,” kata dia, Selasa (30/06).
Menurut dia, jenis seragam yang paling banyak dicari adalah seragam putih-merah untuk SD beserta atributnya.
“Ya pastinya seragam sekolahnya itu ya SD. SD misalkan baru kelas 1, itu yang paling banyak,” ujarnya.
Baca: Menkop Ferry Siap Hidupkan Lagi Koperasi Pesantren
Baca: Harga Telur Rp 22 Ribu, Warga Sebut Efek MBG Libur
Meski permintaan tinggi, para pedagang berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas harga agar tidak terlalu membebani masyarakat, khususnya di wilayah Pandeglang yang sedang mempersiapkan diri menyambut tahun ajaran baru.
“Kalau di kita sih kayanya harganya mah, di sananya mah naik tapi sayanya gak naik. Karena apa? Karena kita harus melihat daya beli orang. Walaupun naik juga, jadi keuntungan kita yang agak sedikit, gitu,” ungkap dia.
Untuk mengantisipasi lonjakan pembeli yang lebih besar, para pedagang telah menyiasatinya dengan menambah stok barang.
Peningkatan permintaan ini berbanding lurus dengan antusiasme para orang tua. Salah satu warga Kecamatan Pagelaran, Siti Aminah (38), yang ditemui saat sedang memilih seragam untuk anaknya, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan stok ukuran yang pas.
“Tahun ini anak saya kelas 3 SD, seragamnya udah kekecilan jadi harus beli lagi karena ini kebutuhan wajib sekolah,” tuturnya.
Siti menambahkan, ia lebih memilih membeli di toko sekitar Labuan karena harganya relatif terjangkau dan ia bisa memastikan langsung kecocokan ukuran seragam untuk anaknya. (Mudofar)

Tidak ada komentar