Ini Kabar Terbaru Pembebasan Lahan Parkir RSUD Labuan

Lahan parkir RSUD Labuan, Senin (06/07/2026).

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Rencana pembebasan lahan untuk fasilitas parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus menunjukkan tren positif.

 

Jika pada tahun 2025 lalu proyek ini masih berada dalam tahapan sosialisasi awal dan persiapan administrasi di tingkat desa, kini di tahun 2026 progresnya telah resmi memasuki tahap pelaksanaan pembebasan lahan.

 

Hal tersebut disampaikan Plt Kasubag Tata Usaha RSUD Labuan, Ojat Sudrajat. Ia menjelaskan, pada tahun lalu proses persiapan administrasi dan kesiapan awal dilakukan secara intensif bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pandeglang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pandeglang.

 

Kalau tahun kemarin 2025 itu tahapan persiapan bersama Perkim untuk kesiapan administrasi. Nah, kalau yang sekarang sudah mulai progres ke tingkat selanjutnya, yaitu tahap pelaksanaan, kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (06/07).

 

Ojat mengungkapkan, tahapan pelaksanaan sudah sepenuhnya berjalan di bawah wewenang BPN. Pihak manajemen RSUD H. Muhammad Irsyad Djuwaeli Labuan bersama Pemprov Banten pun terus melakukan koordinasi yang intens guna mematangkan seluruh persiapan.

 

Hari ini saja, dari kemarin dan hari ini kami terus-menerus intens rapat dengan BPN. Ini terkait dengan persiapan sosialisasi, persiapan tim appraisal (penilai aset), hingga persiapan proses pembayaran nanti, terangnya.

 

Baca: Bupati Lantik 132 Pejabat Administrator, Pengawas, dan Kepala Puskesmas

 

Baca: Tak Terpengaruh Status Siaga GAK, Wisatawan Padati Kawasan Pantai Carita

 

Pemprov Banten juga terus berkoordinasi secara komprehensif dengan jajaran Forkopimda, mulai dari Kejaksaan Negeri (Kejari), Polres, hingga Kodim.

 

Terkait dengan anggaran, Ojat membeberkan telah menyiapkan dana pembayaran pembebasan lahan ini pada Triwulan II tahun 2026 (periode April–Juni). Kendati demikian, ia tidak menampik adanya sedikit pergeseran jadwal dari linimasa (timeline) yang telah direncanakan sebelumnya.

 

Berdasarkan arahan pimpinan, lanjutnya, pembangunan fisik lahan parkir permanen belum akan dilakukan pada tahun ini. Tahun 2026 akan difokuskan untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) serta Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pembangunan fasilitas parkir RSUD Labuan secara resmi dijadwalkan berjalan pada tahun 2027 mendatang.

 

Sebelum pembangunan tahun 2027, kita akan fungsikan dulu area belakang sebagai tempat parkir sementara tahun ini. Jadi, rumah-rumah warga yang kondisinya sudah tidak layak huni atau hancur akan kita bongkar. Puing-puing bekas bangunannya akan diratakan untuk pengerasan tanah. Setelah itu, akan dibuka pintu akses keluar-masuk baru, imbuhnya.

 

Ojat memastikan sejauh ini tidak ada sengketa lahan, baik dari laporan Kepala Desa (Kades) maupun pihak Kecamatan. Pihak BPN pun terus melakukan validasi kepemilikan dengan sangat hati-hati.

 

Prioritas utama kami saat ini adalah pelayanan pasien. Sembari menunggu lahan parkir resmi ini siap, kami persilakan keluarga pasien untuk mencari tempat parkir sementara yang aman di sekitar area luar rumah sakit, pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.