Kabupaten Tangerang Sabet Juara Umum MTQ XXIII Banten 2026

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah menyerahkan piala bergilir kepada Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid dalam acara penutupan MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten di halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Kota Serang, Kamis (09/07/2026) malam. Dokumentasi Biro Adpim Banten

KRAKATAURADIO.COM, SERANG - Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 resmi ditutup di halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Kota Serang, Kamis (09/07/2026) malam. Kafilah Kabupaten Tangerang sukses keluar sebagai Juara Umum.

 

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor 04/DH/MTQ-XXIII/BTN/Kep./VII/2026, Kabupaten Tangerang kokoh di peringkat pertama dengan total raihan nilai sebesar 759. Piala bergilir diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah kepada Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid.

 

Ketua Dewan Hakim MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten, KH. E. Syibli Syarjaya membacakan Surat Keputusan Dewan Hakim tentang Penetapan Peserta Terbaik, Juara Umum, dan Peringkat Kafilah Kabupaten/Kota.

 

Dewan hakim menetapkan Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai Juara Umum dengan perolehan nilai 759. Peringkat kedua diraih Kota Tangerang dengan nilai 614, disusul Kabupaten Serang di peringkat ketiga dengan nilai 549.

 

Kota Tangerang Selatan di peringkat keempat dengan nilai 542, Kota Cilegon di peringkat kelima dengan nilai 199, Kabupaten Lebak di peringkat keenam dengan nilai 133, Kota Serang di peringkat ketujuh dengan nilai 90, dan Kabupaten Pandeglang di peringkat kedelapan dengan nilai 63.

 

Baca: Estafet Kepemimpinan Polres, Kompol Yudha Hermawan Gantikan Kompol Asep Jamaludin

 

Baca: Maksimalkan Tol Serpan, Pemkab Dorong Kawasan Industri Baru di Titik Exit Tol

 

Dalam sambutannya, Dimyati mengatakan, penyelenggaraan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Quran, tetapi menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus membentuk generasi Qur'ani di Provinsi Banten.

 

MTQ itu nuansanya ukhuwah Islamiyah. Kita berharap anak-anak kita, generasi ke depan, adalah generasi yang Qur'ani. Makanya peran ulama sangat penting,” kata dia.

 

Selain itu, dirinya juga mendorong agar muatan lokal pendidikan Al-Qur'an dapat diterapkan di kabupaten/kota maupun di tingkat Provinsi Banten sebagai upaya memperkuat kemampuan membaca Al-Qur'an bagi generasi muda.

 

Dimyati juga mengajak seluruh kafilah untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

 

Dengan adanya MTQ kan hidup semua. Itulah mengapa kegiatan keagamaan diantaranya bisa membawa kemakmuran, juga kebahagiaan bersama dengan keluarga, pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.