Perkuat Program MBG, SPPG Umi Kaisar Menes Konsolidasi dengan 15 Supplier
![]() |
| Sejumlah supplier bertemu dengan SPPG Umi Kaisar, di salah satu Rumah Makan di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (11/07/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Dalam upaya memastikan kelancaran dan kualitas pelaksanaan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan Presiden Prabowo Subianto, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umi Kaisar yang berlokasi di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, menggelar konsolidasi dan rapat koordinasi bersama 15 supplier.
Pertemuan strategis tersebut berlangsung di salah satu rumah makan di wilayah Kabupaten Pandeglang pada Sabtu (11/07/2026) malam.
Pemilik MBG Umi Kaisar, Ade Siti Aminah atau Umi Kaisar, memimpin langsung jalannya rakor tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh mitra dalam menjaga standar operasional yang telah ditetapkan.
"Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mempertegas aturan kerja sama yang harus dipatuhi oleh seluruh mitra supplier. Mengingat program ini adalah program prioritas Bapak Presiden, kita harus menjalankannya dengan tanggung jawab penuh," kata Umi Kaisar.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memaparkan sejumlah syarat dan ketentuan wajib bagi para supplier sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN). Beberapa poin krusial yang ditekankan antara lain adalah kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta kelengkapan administratif lainnya sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Selain aspek legalitas, Umi Kaisar juga memberikan penekanan keras terkait standar operasional di lapangan. Ia menuntut komitmen tinggi dari para mitra terkait empat pilar utama dalam kerjasama.
"Saya minta kualitas dari produk yang disuplai harus memenuhi standar gizi dan kesehatan. Terus terkait waktu, dimana distribusi harus tepat waktu agar layanan makan bergizi berjalan sesuai jadwal," terangnya.
Baca: Kabupaten Tangerang Sabet Juara Umum MTQ XXIII Banten 2026
Baca: Estafet Kepemimpinan Polres, Kompol Yudha Hermawan Gantikan Kompol Asep Jamaludin
Selain itu, lanjutnya, terkait dengan integritas dalam setiap transaksi dan distribusi barang. Terakhir yakni keterbukaan dalam pelaporan dan kerja sama antar pihak.
"Kami tidak main-main terkait standar kualitas. Kejujuran, transparansi, dan ketepatan waktu adalah harga mati demi memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan yang layak dan bergizi," tegas Umi Kaisar.
Seluruh supplier yang hadir tampak kooperatif dan menyatakan kesiapannya untuk mengikuti aturan main yang ditetapkan oleh SPPG Umi Kaisar demi mensukseskan program nasional ini di wilayah Kabupaten Pandeglang. (Mudofar)

Tidak ada komentar