Waspada Abu Vulkanik, Warga Pandeglang Gunakan Masker di Luar Rumah
![]() |
| Pembagian masker kepada warga sebagai langkah antisipasi sebaran abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), Senin (07/09/2026). Foto Ketua KPPC E.A. Supriadi Franky |
KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Warga di Kabupaten Pandeglang, Banten, menggunakan masker dan kacamata untuk melindungi diri dari abu vulkanik imbas dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Hal ini menjadi antisipasi warga dalam pencegahan berbagai hal yang tidak diinginkan.
Salah satu warga Carita, Neneng (38) mengatakan, sejak Minggu (06/09) sebagian warga sudah memakai masker saat bepergian ke luar rumah. Menurut dia, upaya tersebut dilakukan mengingat angin yang bertiup cukup kencang.
“Angin di sini juga cukup kencang, jadi paparan abu vulkanik kemungkinan masih bisa terhirup kalau gak pake masker,” kata dia.
Saat beraktivitas di luar rumah pun, warga mulai memakai kacamata. Hal ini untuk mengantisipasi berbagai hal yang berpotensi terjadi, seperti gangguan pernapasan iritasi mata.
“Bahaya juga kan, bisa batuk-batuk sampai sakit mata,” ungkap dia.
Baca: Dinas Pendidikan se-Banten Terapkan PJJ Selama 3 Hari
Baca: Ini Perkembangan Terbaru GAK dengan Status Level III
Warga lainnya, Andri (30) menyampaikan, dirinya mulai memakai masker dan kacamata hari ini. Dia mengaku mendapatkan bantuan masker 1 pak dari tetangganya.
“Masker kemarin di kasih tetangga. Dia katanya udah stok, terus dikasih ke yang lain. Ini memang perlu juga untuk jaga-jaga,” ucap dia.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, sudah mengeluarkan imbauan di media sosial agar masyarakat waspada terhadap abu vulkanik GAK dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Puskesmas dan aparatur kecamatan juga telah membagikan masker kepada masyarakat serta pengguna jalan. (Mudofar)
