HSN, Andra Soni Siapkan Pergub Pemberdayaan Pesantren
![]() |
| Gubernur Banten, Andra Soni menghadiri acara Jalan Santai Sarungan dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) yang digelar PWNU Banten, di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Minggu (18/10/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, SERANG - Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan, pondok pesantren (ponpes) merupakan salah satu tulang punggung pembangunan Provinsi Banten, terutama jika terus didampingi dan diberdayakan sebagai lembaga pendidikan. Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kini tengah mematangkan Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai program pemberdayaan pesantren yang berfokus pada pembangunan sosial kemasyarakatan.
Hal tersebut disampaikannya usai mengunjungi Ponpes Nailul Amanah Umat dan Ponpes Al-Fathaniyah di Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (22/10/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN).
“Pemprov Banten sedang mematangkan peraturan gubernur yang fokus pada pemberdayaan, sebagai tindak lanjut atas peraturan daerah mengenai pondok pesantren,” kata dia.
Dalam kunjungannya, Andra Soni juga berdiskusi untuk mengoptimalkan potensi pesantren. Ia meminta masukan serta membagikan pengalaman terkait pengelolaan pesantren salafi bersama para pengasuh pondok.
“Diskusi akan dilanjutkan dengan para tokoh dan alim ulama agar kebijakan yang kita keluarkan kelak berdampak positif bagi perkembangan umat di Provinsi Banten,” tambahnya.
Baca: Guru dan Siswa SMAN 16 Dibekali Kemampuan Jurnalistik dan Fotografi
Baca: Disdikpora dan Organisasi Pers Siap Bekali Pelajar Literasi Digital
Melalui momentum HSN, Andra Soni mengapresiasi peran para pimpinan pesantren yang konsisten mendampingi dan membimbing santri hingga mampu berkontribusi bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada para pengasuh pondok pesantren yang selama ini mengurus para santri dan meneruskan komitmen para guru,” ucap dia.
Langkah ini mendapat respons positif dari kalangan kiai. Pimpinan Ponpes Al-Fathaniyah, K.H. Matin Syarqowi menuturkan, diskusi juga membahas Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadapi tantangan ke depan.
“Di pesantren ada model yang bisa diambil. Biayanya murah, tetapi kualitas sumber daya manusianya terjamin,” ungkapnya.
Baca: Lepas Jalan Santai Sarungan, Gubernur: Provinsi Banten Maju Bersama Santri
Senada dengan hal itu, pimpinan Ponpes Nailul Amanah Umat, K.H. Jamaludin, meyakini bahwa Pemprov memiliki perhatian serius terhadap pondok pesantren. Ia mengapresiasi rencana pemberdayaan kelompok santri tersebut.
“Melalui program pemberdayaan dan ekonomi keumatan, semoga para santri dapat menjadi penerus para alim ulama,” tutur dia.
Di sela-sela kunjungannya, Andra Soni turut menyerahkan paket bantuan sembako bagi para santri dan bantuan operasional untuk pondok pesantren. Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi diskusi lanjutan dan ramah tamah bersama para kiai serta santri di Kota Serang. (Mudofar)
