Kader Diajak Perkuat Gerakan Kabupaten dan Kota Sehat di Banten
![]() |
| Ketua BKOW Provinsi Banten, Irna Narulita saat menyapa kader kesehatan di Kabupaten Pandeglang, Selasa (27/10/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten sekaligus Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Irna Narulita mengajak seluruh kader kesehatan berperan aktif mewujudkan daerah yang bersih dan sehat. Upaya ini bertujuan menjadikan masyarakat lebih mandiri dan mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.
“Peran aktif para kader sangat penting sebagai ujung tombak edukasi dan pelayanan kesehatan masyarakat demi mewujudkan wilayah yang sehat dan sejahtera,” kata dia di hadapan kader kesehatan Kecamatan Sukaresmi dan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Selasa (27/10/2026).
Bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, Irna yang juga sebagai Penasihat Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mempercepat pencapaian indikator KKS, khususnya pada bidang kesehatan lingkungan.
“Kita terus mengampanyekan kabupaten sehat, agar seluruh daerah di Banten mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan sebagai daerah sehat,” ungkapnya.
Oleh karena itu, pihaknya akan terus berinovasi dan berkolaborasi, terutama dengan para kader kesehatan yang terjun langsung di tengah masyarakat.
Baca: 426 Atlet Pandeglang Siap Berlaga di Porprov VII Banten
Baca: KNPI Pandeglang Bedah Buku Kepemimpinan KH. Hasyim Asy'ari dan CKG
Irna menegaskan, inovasi tersebut difokuskan pada sembilan tatanan yang menjadi kunci terwujudnya Kabupaten Pandeglang yang sehat.
Sementara Sekretaris Dinkes Kabupaten Pandeglang, Zainal Mutaqin menjelaskan, penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat merupakan program lintas sektor.
“Program ini menilai pemenuhan kriteria kesehatan daerah berdasarkan sembilan tatanan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005,” ucap dia.
Ia merinci, kesembilan tatanan tersebut meliputi masyarakat sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, pasar, pendidikan, pariwisata.
Selain itu transportasi dan tertib lalu lintas jalan, perkantoran dan perindustrian, perlindungan sosial, serta pencegahan dan penanganan bencana. (Mudofar)
