Pj Kades Kalanganyar Komitmen Tuntaskan PR hingga Lunasi Honor LKD

Pj Kepala Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Endang Sutamiharja.

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Penjabat (Pj) Kepala Desa Kalanganyar, Endang Sutamiharja S.Sos, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai persoalan dan pekerjaan rumah (PR) di Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Terbaru, insentif 133 anggota Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) telah dibayarkan hingga Desember 2026.

 

Hal itu terungkap usai Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) Tahun 2027, Kamis (08/10/2026).

 

Musdes ini dihadiri oleh unsur pimpinan wilayah dan lembaga desa setempat, di antaranya Camat Labuan Yadi Pribadi, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sudrajat, Pendamping Desa Kecamatan Labuan Ibnu Budiaji, serta jajaran Ketua RT dan RW dan masyarakat.

 

Ditemui di ruangannya, Endang mengungkapkan, saat dirinya mulai menjabat sebagai Pj Kades, tingkat realisasi kegiatan Dana Desa tahap pertama baru mencapai 20 persen. Padahal, syarat untuk pencairan Dana Desa tahap kedua mewajibkan realisasi tahap pertama terselesaikan hingga minimal 75 persen.

 

Menurut dia, secara hukum, seorang Pj sebenarnya tidak memiliki kewajiban untuk merampungkan kegiatan tahap pertama yang belum terealisasi tersebut.

 

Namun, demi keberlangsungan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, pria yang juga menjabat Sekretaris Camat (Sekmat) Labuan ini berinisiatif menandatangani surat pernyataan siap menyelesaikan seluruh kegiatan tahap pertama secara bertahap.

 

“Insya Allah komitmen saya secara bertahap akan menyelesaikan PR-PR yang ada di Desa Kalanganyar,” kata dia.

 

Baca: Lomba Balap Traktor Warnai Kemeriahan Sukaresmi Agrifest 2026

 

Baca: 10 Tahun Rusak Parah, Warga Kadubadak Perbaiki Jalan Secara Swadaya

 

Selain persoalan fisik dan program desa, Endang juga bergerak cepat menyelesaikan tunggakan pembayaran bagi LKD. Insentif atau honorarium bagi RT/RW, Kader, Linmas, hingga guru ngaji yang sempat tertunggak selama 6 bulan dilunasi dan dibayarkan penuh hingga akhir Desember tahun ini.

 

“Insentif RT, RW, kader, linmas, guru ngaji terhutang itu 6 bulan. Hari ini saya lunasi dibereskan sampai bulan Desember,” tambahnya.

 

Dalam menjalankan tugasnya, ia mengaku menerapkan prinsip pemerintahan yang fleksibel dan kolaboratif. Pihaknya menggandeng Pemerintah Kecamatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Inspektorat, hingga dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, mengingat terdapat sejumlah kegiatan desa yang dibiayai dari anggaran provinsi.

 

“Saya kolaborasi, saya mohon bantuannya juga dari beliau-beliau yang di atas, saya ucapkan terima kasih ada banyak kebijaksanaan yang dituangkan agar roda pemerintah desa Kalanganyar berjalan,” ungkap dia.

 

Menatap tahun anggaran 2027, ia secara terang-terangan menyebut kondisi keuangan desanya saat ia mengambil alih bukanlah dimulai dari titik nol, melainkan dari titik minus. Kendati demikian, ia optimistis sisa-sisa persoalan tersebut dapat segera terselesaikan.

 

“Keinginan saya pribadi adalah di Januari 2027 Desa Kalanganyar sudah tidak punya utang pekerjaan,” tandasnya. (Mudofar)

Diberdayakan oleh Blogger.