» » Bupati Tanyakan Soal Program Nasional kepada Presiden



Dari kiri ke kanan. Anggota DPR RI Dimyati Natakusumah, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Gubernur Banten Wahidin Halim, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjoyo, Abuya Muhtadi Cadasari, Presiden Jokowi, Ibu Negara Iriana Jokowi dan Menteri BUMN Rini Soemarno dalam acara silaturahmi Presiden dengan Kepala Desa dan Masyarakat tani, di Embung Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (04/10/2017).

KRAKATAURADIO.COM, MENES - Bupati Pandeglang, Irna Narulita bertanya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Program Strategis Nasional (PSN) yang masuk ke Pandeglang. Hal tersebut disampaikan Irna kepada ketika Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, beberapa hari yang lalu.

“Penghargaan kami yang setinggi-tingginya karena ada 12 proyek strategis nasional di Banten, empat ada di Kabupaten Pandeglang, ini karena berkat kecintaan Bapak Presiden,” kata Irna.

Untuk diketahui, di Provinsi Banten terdapat 12 PSN. Sementara, sebanyak empat diantaranya berada di Kabupaten Pandeglang, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Tanjung Lesung, Bandar udara (Bandara) Banten selatan, reaktivasi rel kereta api dan Tol Serang- Panimbang.

Dihadapan Presiden, Bupati menanyakan kapan peletakan batu pertama atau Ground breaking dari salah satu PSN di Pandeglang tersebut akan dilakukan.

“Kapan ground breakingnya Bapak? Insha Allah kami sangat menunggu. Mohon keihklasan, do’a dan dukungan semua dari bapak mudah-mudahan PSN bisa dituntaskan di 2019. Kita do’akan bapak terus berjaya dan bisa memimpin Indonesia lebih baik lagi,” tambah Irna.

Presiden Jokowi tampak tersenyum mendengar pertanyaan dari Irna. Namun, saat memberikan sambutan, Presiden Jokowi tidak sempat membahas terkait hal yang ditanyakan sebelumnya. (Mudofar)

About Krakatau Radio 93.7 FM

Terimakasih telah berkunjung di Krakatau Radio.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply