Input Data Tertunda Jadi Sebab Pandeglang Masuk Zona Merah

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pandeglang, dr. Achmad Sulaeman.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Kabupaten Pandeglang saat ini menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Padahal sebelumnya, Pandeglang sempat menyentuh zona kuning. Ternyata, input data yang tertunda menjadi penyebabnya.

 

Hal itu disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pandeglang, dr. Achmad Sulaeman. Menurut pria yang akrab disapa Sule ini, berubahnya status Pandeglang dari zona kuning ke zona merah dikarenakan ada keterlambatan laporan harian yang masuk ke sistem.

 

“Ini masalah pelaporan yang ada sedikit terkendala memang, karena tim kami yang di puskesmas itu mengalami beberapa sebagian banyak puskesmas ini ada kendala dalam pelaporan. Waktu awal-awal bulan kita sempat zona oranye itu pelaporan masih lancar pelaporannya itu setiap harinya,” ujarnya kepada awak media.

 

Menurut Sulaeman, keterlambatan input laporan harian oleh petugas di puskesmas bukan tanpa alasan. Kata dia, para operator di puskesmas yang biasa melakukan input data banyak yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) dengan gejala Covid-19 sehingga input data jadi tertunda.

 

“Belum diinput dikarenakan memang banyak operator-operator yang melakukan itu isoman dengan gejala jadi gak bisa melakukan input data dalam waktu sesuai harinya,” terang dia.

 

Baca: PPKM Darurat Diperpanjang dan Pandeglang Zona Merah, Bagaimana Nasib Pilkades Serentak?

 

Baca: Pandeglang Zona Merah Covid-19, Ini Kata Wakil Bupati

 

Ia menambahkan, pada saat operator selesai Isoman, mereka melakukan input data secara keseluruhan. Ada sekitar satu minggu data yang belum terinput dan diperkirakan sekitar 1.200 laporan yang masuk, sehingga saat data tersebut diinput maka jumlah kasusnya melonjak drastis seolah ada ledakan besar Covid-19. Padahal, jumlah itu hanya laporan harian yang terlambat saja.

 

“Data-data yang kemarin itu dikomulatifkan sehingga seolah-olah ini tiba-tiba kasus meledak, padahal enggak itu kuota yang kemarin kita input di minggu ini,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.