Wajah Baru Komisioner KPU Pandeglang, Nunung Nurazizah Jadi Ketua Periode 2023-2028

Ketua KPU Pandeglang periode 2023-2028, Nunung Nurazizah menyampaikan sambutan dalam acara Sertijab dan pisah sambut anggota KPU Pandeglang, Rabu (21/06/2023).

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Komposisi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang, dihuni tiga wajah baru dan dua wajah lama. Komisioner KPU itu diantaranya Nunung Nurazizah dan Samsuri. Kedua nama tersebut merupakan komisioner pada periode sebelumnya. Tiga nama lainnya yakni Falahudin, Restu Sugrining Umam, dan Rodi Herdiana. Dalam periode 2023-2028, Nunung Nurazizah didaulat menjadi ketua.

 

Ketua KPU Kabupaten Pandeglang periode 2018-2023, Ahmad Suja'i menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut memberikan kontribusinya kepada KPU di masa kepemimpinannya.

 

“Kami anggota KPU 2018-2023 telah melaksanakan tahapan pemilu tahun 2019, Pilkada 2020, dan sebagian dari tahapan pemilu tahun 2024 dengan lancar, tanpa ada persoalan apapun. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi selama periodesasi kami samapai kami selesai menjalankan amanah ini,” kata dia dalam kegiatan sertijab dan pisah sambut anggota KPU Kabupaten Pandeglang periode 2018-2023 kepada anggota KPU Kabupaten Pandeglang periode 2023-2028 di Hotel Rizki, Rabu (21/06).

 

Kegiatan ini dihadiri oleh KPU Provinsi Banten, Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Bupati Pandeglang, pemangku kepentingan dan anggota PPK se-Kabupaten Pandeglang.

 

Sementara itu, Ketua KPU Pandeglang, Nunung Nurazizah dalam sambutannya berkomitmen di periode 2023-2028, dimana pihaknya akan terus memberikan pelayanan terbaik.

 

Baca: Ketua Komnas PA Kecam Kasus TPPO di Pandeglang, Siap Kawal Kasus Sampai Tuntas

 

Baca: Berhasil Ungkap Kasus TPPO, Polres dan Kejari Pandeglang Dapat Apresiasi dari Mensos Risma

 

Terkait jaminan sosial ketenagakerjaan yang diajukan KPU, kata dia, hal ini penting lantaran pengalaman di pemilu sebelumnya banyak petugas yang gugur dalam melaksanakan tugasnya karena beban kerja yang tinggi.

 

“Karena banyak badan adhoc yang meninggal pada tahun lalu akibat resiko kerja menjadi pengalaman pahit. Oleh sebab itu ini akan menjadi perhatian kami semua,” ujarnya.

 

Ditempat sama, Bupati Pandeglang Irna Narulita berharap partisipasi masyarakat pada pada pemilu serentak 2024 bisa meningkat. Menurut dia, pada Pilkada 2020 lalu, angkanya mencapai 69,47 persen.

 

Hal itu dapat dilakukan dengan kolaborasi seluruh penyelenggara pemilu di Pandeglang.

 

“Pemerintah daerah bagian dari penyelenggara juga sama halnya dengan KPU dan Bawaslu. Sosialisasi dan edukasi politik terus kami lakukan kepada masyarakat sehingga partisipasi pemilih meningkat,” ucap Irna.

 

Irna meyakini, jika semua penyelenggara terus masif melakukan peran dan tugasnya, partisipasi pemilih di Kabupaten Pandeglang pada pemilu 2024 bisa mencapai angka 70 persen.

 

“Melalui Kesbangpol akan kami terus sosialisasikan, mudah-mudahan semuanya bisa terwujud dan pemilu 2024 berjalan lancar, aman, dan kondusif,” tandasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.