Kebakaran Kembali Terjadi di Pandeglang, Kali Ini Rumah di Mandalawangi Rata dengan Tanah

Rumah terbakar dan rata dengan tanah di Kampung Peteuy Sayak, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, Senin (09/10/2023).

KRAKATAURADIO.COM, MANDALAWANGI - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Pandeglang, Banten. Sebelumnya, si jago merah menghanguskan bangunan rumah beserta pemiliknya di Kampung Pasir Peteuy Cikaduen, Desa Kadudampit, Kecamatan Saketi. Kali ini menimpa rumah di Kampung Peteuy Sayak RT 03 RW 01, Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, Senin (09/10/2023) pagi.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik rumah yakni Arsi (60). Akibat kejadian ini rumah korban menjadi ambruk dan rata dengan tanah.

 

Ketua Forum Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pandeglang, Beni Madsira mengatakan, kondisi rumah korban sudah tidak bisa ditempati lagi, lantaran rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu tersebut hangus terbakar rata dengan tanah.

 

“Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa. Hanya saja pemilik kehilangan rumah tempat tinggal,” kata dia.

 

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran ini. Namun, saat ini korban membutuhkan bantuan mendesak, dan tenaga penanganan pasca bencana dan sarana penunjang gotong royong.

 

“Saat ini korban sudah diungsikan kepada kerabat. Peristiwa ini juga sudah dilaporkan kepada kecamatan,” ujarnya.

 

Baca: Warga Mohon Bersabar, Tol Serang-Panimbang Belum Rampung 2024, Ini Alasannya

 

Baca: Anak Badak Jawa Baru Terekam Kamera, Lahir dari Induk Bernama Kasih

 

Beni menambahkan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan respon cepat kepada korban bersama dengan pemerintahan kecamatan Mandalawangi.

 

“Itu sudah dilakukan dan dilakukan bantuan bentuk respon cepatnya dari kampung siaga bencana beserta pak camat mewakili dinas sosial kabupaten Pandeglang sudah memberikan dua paket sembako lengkap, kemudian kasur lipat, selimut dan family kit yang isinya adalah perlengkapan mandi mulai dari sabun, handuk, dan lain-lain,” tandasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.