Dampak Cuaca Ekstrem, Sampah Menumpuk di Pantai Teluk
![]() |
| Kondisi pantai Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, dipenuhi sampah dan gelondongan kayu, Selasa (27/01/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Pasca gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem beberapa waktu terakhir, membuat pesisir pantai Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten kembali dipenuhi sampah. Tumpukan sampah ini menimbulkan bau tidak sedap dan mengundang berbagai jenis penyakit.
Sampah yang menutupi bibir pantai tersebut mulai dari sampah plastik, styrofoam, domestik hingga puing kayu gelondongan. Tumpukan sampah terlihat sepanjang pantai sampai ke area taman badak.
Salah satu warga kampung Nelayan, Desa Teluk, Nana mengatakan, sampah yang berada di dermaga dan pantai teluk ini berasal dari laut dimana gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem melanda perairan Pandeglang selama sekitar dua pekan terakhir.
Tinggi gelombang, kata dia, membuat sampah yang dibuang masyarakat ke sungai kemudian berakhir di laut dimuntahkan kembali ke daratan.
“Kondisi pantai Teluk kini kembali dipenuhi sampah yang jumlahnya semakin banyak. Sampah yang menumpuk ini sudah lama dan sekarang tambah banyak,” kata dia, Selasa (27/01).
Menurut dia, sebelumnya sudah ada upaya pembersihan sampah di pantai Teluk. Bahkan, kegiatan bersih-bersih pernah dilakukan bersama Bupati Pandeglang, Gubernur Banten, serta para relawan.
“Namun setelah gelombang tinggi, sampah itu kembali lagi. Pasti terbawa ombak dan naik ke daratan,” ujarnya.
Baca: Warga Bandung Perkuat Literasi Keuangan
Baca: Dapur MBG di Labuan Segera Bertambah, SPPG Sukamaju Labuan Miliki Lahan 1.400 Meter Persegi
Ia menambahkan, tidak hanya sampah plastik yang terdampar, tetapi juga kayu-kayu berukuran besar yang ikut terbawa gelombang.
“Biasanya hanya plastik, sekarang kayu-kayu besar juga ikut naik. Ini jelas mengganggu warga,” ucap dia.
Ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) dapat segera mengambil langkah penanganan terhadap tumpukan sampah di Pantai Teluk, sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang.
“Mudah-mudahan ada solusi jangka panjang mengingat kondisi dermaga teluk berada di cekungan pantai. Setiap musim badai tahunan sampah selalu terdorong,” tandasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar