HPN 2026, Pemprov Promosikan Kekayaan Budaya dan Produk UMKM Lokal

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah di acara pentas budaya, hiburan, dan pameran UMKM dalam rangka rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

KRAKATAURADIO.COM, SERANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menampilkan seni budaya dan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada Pentas Budaya dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Lapangan Pancaniti di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang. Sebanyak 43 UMKM terlibat dalam pameran dengan produk kriya, fashion, dan kuliner.

 

Diketahui, pentas budaya, hiburan, dan pameran UMKM ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan HPN 2026 di Provinsi Banten yang mendapat antusiasme masyarakat dan peserta HPN.

 

“Alhamdulillah, sekarang HPN 2026 ada di Provinsi Banten. Selamat datang di Provinsi Banten. Semoga bahagia,” kata Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah.

 

Seni budaya dan produk kuliner yang ditampilkan untuk para undangan termasuk wartawan dari seluruh Indonesia ini turut memperkuat identitas lokal Banten. Sekaligus menjadi ajang promosi mengenai seni dan kebudayaan lokal.

 

Dimyati juga mengurai kata pers sebagai sebuah singkatan berdasarkan versinya. Menurutnya, huruf P adalah penegak keadilan dan kebenaran. Huruf E adalah ekspresi.

 

“Selanjutnya huruf R adalah rakyat merdeka, rakyat berpikir. Huruf S adalah sosial kontrol terhadap penguasa yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, saat ini media massa memasuki era digital. Namun, media massa saat ini sedang dalam kondisi penuh tantangan sehingga perlu afirmasi dari pemerintah.

 

“Kerja sama yang baik dan konstruktif sehingga media massa bisa tumbuh,” ucap dia.

 

Baca: Peringati HUT ke-18, Gerindra Pandeglang Santuni Anak Yatim

 

Baca: Jalan Pandeglang–Labuan Longsor, Lalulintas Sistem Buka Tutup

 

Dirinya juga berharap para pengelola media massa dan organisasi profesi melatih para wartawan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menulis berita. Ada standardisasi kompetensi sehingga wartawan bisa melakukan transformasi informasi dan ilmu pengetahuan ke masyarakat.

 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti mengatakan, pentas budaya dibuat untuk memeriahkan rangkaian peringatan HPN. Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemprov Banten terhadap pelaksanaan HPN sekaligus upaya memperkenalkan potensi budaya dan ekonomi kreatif daerah kepada para peserta HPN dari seluruh Indonesia.

 

“Pentas budaya, hiburan, dan pameran UMKM ini menjadi wadah untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya tradisional Banten, mulai dari seni pertunjukan, kuliner, kriya, hingga fashion khas Banten,” ungkapnya.

 

Menurut dia, seluruh pelaku seni dan UMKM yang terlibat merupakan representasi dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten. Ini menunjukan bahwa Banten memiliki kekayaan budaya dan keberagaman potensi daerah.

 

“Kami melibatkan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Banten. Ini menunjukkan bahwa Banten memiliki kekayaan budaya dan produk UMKM yang beragam dan siap dipromosikan di tingkat nasional,” tandasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.