Awinet, T Ne Net dan DKM Masjid As Salafie Caringin Santuni 80 Anak Yatim

Santunan anak yatim yang berlangsung di Masjid Agung As-Salafie Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (08/03/2026).

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Senyuman 80 anak yatim di Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, terpancar ceria dalam momentum buka bersama yang dilakukan di masjid Agung As-Salafie, Minggu (08/03/2026) sore.

 

Pasalnya, mereka disantuni oleh para dermawan yang juga pemilik PT Awinet Global Mandiri, PT. Laju Data Telekomunikasi, dan PT T' Ne Net bersama Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Masjid Agung As-Salafie dalam acara bertajuk 'Buka Puasa Bersama dan Santunan, Berbagi Kasih, dan Menanamkan Cinta Untuk Anak Yatim'.

 

Pimpinan PT Awinet, Nu'man Sumantri mengatakan, acara ini bertujuan selain menjadi sarana mempererat silaturahmi antara jajaran pegawai serta mitra kerja juga untuk meningkatkan kepedulian sosial pada momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

 

“Maksud dan tujuannya memang karena ini bulan suci Ramadan jadi sebatas sedekah jariah saja dari tim T Ne Net beserta Awinet, karena memang kan sudah jelas yang lebih utama itu kita upayakan fakir miskin dan anak yatim,” kata dia.

 

Pria yang akrab di sapa Nunu ini menerangkan, kegiatan sosial tersebut sudah dilakukan pihaknya dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi agenda rutin di bulan suci Ramadan. Untuk itu, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menebar kebaikan kepada sesama melalui kegiatan santunan anak yatim.

 

“Ke depannya mungkin akan lebih banyak lagi karena untuk T Ne Net kan sudah buka beberapa cabang diantaranya di Cinangka, Carita, Labuan, Bojong Canar, Ciodeng, dan Cisimeut. Mudah-mudahan makin berkembang lagi supaya kegiatan seperti ini bisa di tiap-tiap wilayah,” terangnya.

 

Baca: Ketua DPRD Pandeglang Resmikan Dapur MBG Sukamaju: Cetak Generasi Emas

 

Baca: Bangun Kemandirian dan Harmoni, Ir. Toto Hartanto Bakar Semangat Relawan MBG Sukamaju Labuan

 

Dalam momentum Ramadan, pihaknya juga mengajak orang tua dalam penggunaan internet dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Namanya teknologi itu kan punya sisi seperti mata pisau. Di bawa ke positif akan positif tetapi banyak juga hal negatifnya. Harapannya bagi orang tua lebih memantau dan mengawasi anak-anak untuk penggunaan biar internet sehat,” ucap dia.

 

Ditempat sama, ketua DKM Masjid Agung As-Salafie, H. Tb. Ma'mun Idrisi mengapesiasi kepedulian sosial yang disalurkan kepada puluhan anak yatim. Kata dia, sudah seharusnya mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan positif, dianataranya berbagi antar sesama.

 

“Sedekah yang paling utama yang dilakukan pada bulan Ramadan, berdasarkan hadist Nabi memberi makan berbuka, sedekah harta/tenaga, dan berbagi kepada sesama. Keutamaan ini dikarenakan pahala amal kebaikan dilipatgandakan, pintu keberkahan dibuka, serta menjadi sarana menghapus dosa,” imbuhnya.

 

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana kebersamaan, sebagai upaya memperkuat hubungan silaturahmi antar pegawai dan masyarakat selama bulan Ramadan. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.