Transisi Terhambat, Ratusan Siswa SDN di Labuan Gagal Terima MBG
![]() |
| Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto instagram badangizinasional.ri |
KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Sebanyak 644 siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Labuan 3, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, terpaksa tidak mendapatkan jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (27/04/2026). Insiden ini diduga dipicu oleh kendala teknis dalam proses transisi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, distribusi makanan yang biasanya berjalan lancar tiba-tiba terhenti hari ini.
Dugaan sementara menyebutkan adanya perpindahan tanggung jawab operasional dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lama ke SPPG baru yang belum tersinkronisasi dengan sempurna. Diketahui pihak sebelumnya yaitu dapur MBG Labuan Mandiri. Kini pengelola baru yakni dapur MBG Banyumekar.
Transisi perpindahan administrasi ini disinyalir menjadi titik hambat yang menyebabkan distribusi MBG tidak sampai tepat waktu, atau bahkan tidak terkirim sama sekali.
Dampak tidak adanya MBG, mengakibatkan orang tua siswa mempertanyakan ketiadaan program prioritas Presiden Prabowo Subanto tersebut, mengingat program ini merupakan agenda rutin yang sangat diandalkan untuk menunjang pemenuhan gizi siswa di sekolah.
Dikonfirmasi, Person In Charge (PIC) SPPG Banyumekar, Miftah membenarkan hal ini. Namun pihaknya tidak dapat menjelaskan saat ditanya terkait alasan belum didistribusikannya MBG ke SDN Labuan 3.
"Memang ditargetkan dikirimnya dari kami, tapi kepala dapur kami sudah konfirmasi ke korcam (koordinator kecamatan), untuk minggu ini minta untuk di cover oleh SPPG Labuan Mandiri dulu, minggu depan per tanggal 4 Mei, baru kami yang mendistribusikan," terang dia.
Baca: Bupati Kawal Percepatan Program Strategis 2026: Fokus pada Fasilitas Publik dan Pendidikan
Baca: Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Jadikan Adat Kanekes sebagai Tuntunan
Terpisah, Korwil SPPG Labuan, Heriyanto menerangkan bahwa saat ini belum ada penambahan jumlah penerima manfaat untuk dapur MBG Banyumekar.
Ke depan, lanjutnya, akan ada penambahan penerima manfaat termasuk didalamnya ratusan siswa SDN Labuan 3.
"Jadi terkait Labuan 3 itu masih belum dikirimkan karena memang itu sudah dipindahkan ke dapur baru. Nah dapur baru tersebut memang untuk sementara ini dalam satu periode itu jadi yang wajib dijalankan itu baru seribu penerima manfaat. Nah adapun nanti periode ke depan itu baru ada penambahan, khususnya SDN Labuan 3 nanti akan ditambahkan," tandasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar