Puluhan Tahun Dinanti, Pembangunan Jembatan Gantung Pagelaran-Sukaresmi Resmi Dimulai
![]() |
| Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jembatan gantung di Desa Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Jumat (05/06/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, PAGELARAN - Keluhan masyarakat terkait akses jalan yang terisolasi selama puluhan tahun akhirnya menemukan titik terang. Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Pagelaran dan Kecamatan Sukaresmi resmi dimulai pada Jumat (05/06/2026).
Kepastian ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) serta pemasangan tiang pancang pertama di lokasi pembangunan, tepatnya di Desa Tegalpapak.
Jembatan yang menghubungkan Desa Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran dengan Desa Cibungur, Kecamatan Sukaresmi ini berhasil direalisasikan melalui program aspirasi Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Banten I, Drs. H. Ahmad Fauzi.
Tenaga Ahli DPR RI, Karsono yang hadir mewakili Ahmad Fauzi, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan jawaban atas penantian panjang warga di dua kecamatan tersebut.
“Dibangunnya jembatan gantung penghubung Kecamatan Pagelaran dan Sukaresmi ini adalah sebuah keberkahan yang sudah sangat lama dinantikan oleh masyarakat,” kata dia.
Karsono menambahkan, proyek infrastruktur ini merupakan wujud nyata komitmen Ahmad Fauzi untuk terus mengawal perbaikan fasilitas publik di wilayah Kabupaten Pandeglang melalui wewenangnya di parlemen.
Baca: Pemprov Banten Raih Penghargaan Kategori Daerah Creative Financing dari Kemendagri
Baca: Muslim Taufiq Ditunjuk Jadi Plt Sekwan, Ini Kata Ketua DPRD
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan pesan khusus dari Ahmad Fauzi kepada masyarakat setempat agar fasilitas ini dijaga bersama setelah rampung nanti.
“Pak Ahmad Fauzi berpesan kepada seluruh masyarakat, jika jembatan ini sudah jadi, tolong dijaga dan dirawat dengan baik. Kita ingin asas manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang, bahkan hingga ke anak cucu kita kelak,” ujarnya.
Hadirnya jembatan ini pun disambut penuh rasa syukur oleh warga setempat. Salah satu tokoh masyarakat Desa Cibungur, Mujaeni menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian legislator PKB tersebut.
Menurut dia, keberadaan jembatan tersebut akan memangkas waktu tempuh warga secara signifikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ahmad Fauzi. Dengan adanya jembatan ini, akses mobilitas masyarakat jadi jauh lebih cepat. Terutama dalam kondisi darurat, misalnya saat ada warga yang sakit dan butuh perawatan medis segera, kami tidak perlu lagi memutar jalan yang sangat jauh,” ungkap dia. (Mudofar)

Tidak ada komentar