Dikunjungi Gubernur dan Wagub Banten, Owner Dapoer Leoz Mengaku Bangga
![]() |
| Dapoer Leoz di Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (02/09/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, CIKEDAL - Kabupaten Pandeglang kembali menghadirkan destinasi kuliner dan ruang interaksi sosial baru yang memadukan kenyamanan gaya semi modern dengan keasrian alam pedesaan. Berlokasi di Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, Dapoer Leoz hadir bukan sekadar tempat makan, melainkan sebuah wadah silaturahmi bagi masyarakat yang merindukan ketenangan suasana kampung.
Owner Dapoer Leoz, Komariah atau yang akrab disapa Bibi Owner mengatakan, tempat ini dirancang untuk mengobati kerinduan masyarakat terhadap kehangatan suasana pedesaan di tengah era modernisasi.
“Tujuannya supaya bagaimana caranya kita mengangkat desa kita agar orang datang berkunjung kemari, bukan kita aja yang hanya keliling menikmati liburan, tetapi menjadikan sebuah desa yang pengen pulang kampung itu masih merasa betah,” kata dia, Rabu (02/09/2026).
Diketahui, pada hari ini, Dapoer Leoz dikunjungi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Andra Soni-Dimyati Natakusumah, Bupati Pandeglang Dewi Setiani serta jajaran pemerintahan lainnya.
Di lokasi tersebut, terdapat kegiatan stand pelayanan dari Bank Indonesia, OJK, Bank Banten dan Jamkrida, stand gerakan pangan murah dan pasar murah, stand DPMPTSP sekaligus penyerahan NIB, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Sangat bangga sekali, kaya masih gak percaya. Alhamdulillah berkat dari doa semuanya yang mendukung,” ujarnya.
Baca: Pemprov Banten Resmikan 7 Daerah Irigasi untuk Genjot Produktivitas Pertanian
Baca: Masyarakat Terbantu, Pemerataan Akses Pendidikan Gubernur Andra Soni Semakin Berkeadilan
Bibi Owner mengungkapkan, Dapoer Leoz menyediakan area aula terbuka yang asri dan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan positif, mulai dari pagelaran seni tradisional seperti lesung dan rampak bedug hingga acara kumpul bersama tanpa dipungut biaya sewa.
Sementara terkait hidangan, pihaknya menghadirkan menu andalan seperti pecak nila dengan sentuhan resep khas kenangan masa kecil yang kini menjadi produk bestseller, berpadu selaras dengan konsep bangunan semi modern yang estetik.
Perjalanan usaha yang dirintis sejak tahun 2013 ini berawal dari pemberdayaan UMKM lokal seperti emping dan keceprek, hingga kini mampu berkembang pesat. Komariah sendiri merupakan salah satu perwakilan pelaku UMKM binaan PPSP Pasundan yang sukses menembus kancah internasional lewat keikutsertaannya dalam pameran Expo ASEAN di Korea Selatan.
Kehadiran Dapoer Leoz di Desa Tegal diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal, melestarikan kebudayaan daerah, serta menjadi inspirasi bagi pemberdayaan perempuan dan pelaku usaha mikro di Kabupaten Pandeglang.
“Semangat kita sih ya sebenarnya yang didukung pemerintah tapi kita juga apa yang sudah kita dapatkan, ilmu yang sudah kita serap perlahan kita jalanin, ya Alhamdulillah membuahkan hasil,” ungkapnya. (Mudofar)
