GAK Turun ke Level II, Ketua DPRD Dorong Pemkab Bangun Citra Positif Sektor Pariwisata
![]() |
| Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, H. Tb. A. Khatibul Umam. |
KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Penurunan status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) menjadi angin segar bagi pelaku pariwisata di Kabupaten Pandeglang. Kebijakan ini dinilai sebagai momentum penting untuk memulihkan kembali kunjungan wisatawan ke kawasan Pantai Carita dan sekitarnya.
Sebelumnya diberitakan, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi menurunkan tingkat aktivitas GAK menjadi Level II (Waspada). Penurunan status ini mulai berlaku terhitung sejak tanggal 21 September 2026 pukul 18.30 WIB.
Kepala Badan Geologi, Lana Saria dalam Laporan Khusus Nomor: 1604 .Lap/GL.03/BGL/2026, menyampaikan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan hasil analisis dan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas vulkanik gunung api aktif tipe A yang terletak di perairan Selat Sunda tersebut.
Ketua DPRD Pandeglang, H. Tb. A. Khatibul Umam menyatakan dukungannya agar pemulihan sektor pariwisata ini menjadi prioritas bersama.
Ia mengaku akan mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) serta Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskomsantik) untuk segera bergerak cepat melakukan promosi terkait citra positif sektor pariwisata.
“Supaya wisatawan yakin bahwa tidak akan terjadi apa-apa ketika datang ke Carita. Apalagi sekarang kan udah mulai penurunan level sehingga waktu liburan akhir tahun banyak pengunjung. Efeknya untuk pergerakan ekonomi masyarakat,” kata dia, Rabu (23/09).
Pria yang akrab disapa Haji Agus ini berharap, dengan adanya informasi penurunan status aktivitas GAK, membuat aktivitas masyarakat dan giat pariwisata di wilayah Kabupaten Pandeglang bisa kembali seperti sediakala.
“Jadi harus membangun citra positif pariwisata pantai Carita dan Pandeglang umumnya, itu untuk mengajak pengunjung dan wisatawan datang. Meyakinkan bahwa pantai aman dan nyaman dikunjungi, tidak ada efek apapun,” terangnya.
Baca: Dinkes Pandeglang Gencarkan Screening TBC dan CKG di 297 Titik, Sasar 29.700 Warga
Baca: Status Gunung Anak Krakatau Turun Jadi Level II atau Waspada
Selain promosi, politisi Partai Golkar ini juga meminta agar pengembangan pariwisata Pandeglang pasca erupsi GAK harus dibarengi dengan penguatan aspek keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.
Kata dia, keselamatan wisatawan dan masyarakat di kawasan wisata Pandeglang harus menjadi perhatian utama.
“Terkait mitigasi itu perlu jadi perhatian termasuk pelaku wisata juga harus mempersiapkan semuanya, sehingga wisatawan itu ketika datang merasa nyaman dan tidak khawatir,” ungkap dia.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Carita (KPPC), E. A. Supriadi Franky, menyambut positif kabar penurunan status tersebut. Menurut dia, penurunan ini mengembalikan rasa aman bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan di daerah berjuluk The Sunset of Java.
Meski begitu, lanjutnya, Pemda harus segera membuat statemen dan langkah promosi agar wisatawan kembali yakin untuk berwisata dengan aman dan nyaman di Pandeglang.
“Level siaga Gunung Anak Krakatau sudah mulai turun jadi level II atau waspada. Selanjutnya, harus bikin sesuatu yang berbeda bisa menarik kunjungan ke Carita. Buat event yang tidak seremonial tapi bisa membuat wisatawan datang dan menginap,” tuturnya.
Baca: PPP Banten Kukuhkan Pengurus DPW dan DPC se-Banten Menuju Pemilu 2029
Franky mengakui, erupsi GAK beberapa waktu terakhir membuat tingkat hunian hotel dan kunjungan wisatawan di kawasan wisata Carita dan Pandeglang mengalami penurunan. Banyak wisatawan membatalkan kunjungan demi faktor keselamatan.
“Itu pasti. Daya beli masyarakat juga agak menurun karena pengunjung ada penurunan yang bikin Carita agak sedikit down. Nah sekarang Anyer, Carita, Tanjung Lesung mulai menggeliat. Mereka sajikan beberapa sajian-sajian yang itu bisa mendongkrak wisatawan untuk berkunjung,” katanya.
Apalagi, lanjutnya, setelah Badan Geologi menurunkan status GAK dari Level III Siaga menjadi Level II Waspada, ia berharap aktivitas pariwisata kembali menggeliat.
Ia menegaskan, kawasan Carita di Kabupaten Pandeglang memiliki potensi pariwisata yang besar terutama sektor wisata bahari. Untuk itu, kebangkitan sektor tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, masyarakat hingga pemangku kepentingan lainnya.
“Salah satunya dengan promosi bahwasanya Carita aman dan nyaman. Level II atau siaga sekarang berarti kan sudah tenang. Tapi kan ada kekurangannya kita juga perlu perhatian pemerintah daerah,” tandasnya. (Mudofar)
