Langkah Strategis HKTI Pandeglang: Fokus Konsolidasi, Mitigasi Kekeringan, dan Penguatan Infrastruktur Tani

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Pandeglang, Tb. Udi Juhdi.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Pandeglang periode 2026-2031, Tb. Udi Juhdi, memaparkan sejumlah program prioritas dalam masa kepemimpinannya. Langkah awal yang akan diambil berfokus pada penguatan sinergi lintas sektoral guna meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Pandeglang.

 

Ia menegaskan bahwa langkah kongkrit pertama yang dilakukan adalah memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta kelompok-kelompok tani lokal.

 

“Langkah awal yang akan kami lakukan adalah melakukan konsolidasi dan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dengan tujuan bagaimana caranya untuk mendorong kebijakan pemerintah daerah terhadap kesejahteraan para petani di Kabupaten Pandeglang,” kata dia, saat ditemui usai acara Tasyakuran Laut nelayan Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Senin (28/09).

 

Politisi Gerindra ini juga akan memperkuat kekuatan bersama kelompok tani (poktan) guna memastikan kesinambungan swasembada pangan yang sejalan dengan visi program pemerintah pusat.

 

“Karena salah satu tujuannya adalah sebagaimana ke depan swasembada pangan ini bisa berkelanjutan sesuai dengan asta cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

 

Menanggapi tantangan perubahan iklim, khususnya dampak musim kemarau dan ancaman puso (gagal panen) yang kerap merugikan petani, pihak HKTI menyiapkan langkah antisipatif. Pihaknya berkomitmen mendorong pemerintah daerah untuk memaksimalkan program asuransi pertanian demi memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para petani.

 

Baca: Nelayan Sidamukti Gelar Tasyakuran Laut, Gubernur Dorong Kesejahteraan Lewat Program Kampung Nelayan

 

Baca: Kejar Target Eliminasi TBC 2030, Puskesmas Labuan Mulai Program Tracing dan CKG

 

“Salah satunya adalah untuk mengantisipasi dan memberikan solusi terhadap kerugian-kerugian para petani kaitan dengan puso. Kami akan mendorong pemerintah daerah juga untuk memaksimalkan kaitan dengan asuransi pertanian demi kenyamanan para petani di Kabupaten Pandeglang,” jelas dia.

 

Terkait bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan), pria yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang ini menyampaikan bahwa selain program pokir DPRD sebelumnya, pihak Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI turut memberikan dukungan nyata, di antaranya alokasi bantuan dua unit traktor untuk Kabupaten Pandeglang.

 

Di sektor infrastruktur, HKTI Pandeglang menyoroti pentingnya pembangunan sarana pendukung seperti jalan usaha tani. Pihaknya berencana memperkuat program-program infrastruktur yang sebelumnya telah berjalan di bawah kepemimpinan Gubernur Banten, Andra Soni, serta mengusulkan penambahan melalui jalur legislatif.

 

“Infrastruktur pendukung kesejahteraan pertanian adalah salah satunya dengan jalan usaha tani. Itu pun sudah ada program di Gubernur Banten Bapak Andra Soni yang saat ini sudah banyak yang terealisasi, dan itu juga akan kami perkuat termasuk kami usulkan juga ke DPN HKTI,” pungkasnya. (Mudofar)

Diberdayakan oleh Blogger.