Tekan Pengangguran, Polda Banten Gandeng Dunia Usaha Lewat Program Poliran

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki berfoto bersama usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Gyokai Indonesia Kompeten, di Kabupaten Tangerang, Rabu (23/09/2026).

KRAKATAURADIO.COM, SERANG - Dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri dan dunia usaha dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdaya saing, Polda Banten melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Gyokai Indonesia Kompeten terkait penyaluran peserta Program Poliran (Polisi Peduli Pengangguran).

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di PT LPK Gyokai Indonesia Kompeten, Jalan Pesona Wibawa Praja, Jeungjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/09/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi, pimpinan PT Gyokai Indonesia Tbk CEO Teguh Imam Pamudi, para PJU Polda Banten, Forkopimda Kabupaten Tangerang, serta para pimpinan dan perwakilan perusahaan.

 

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki mengatakan, persoalan pengangguran merupakan tantangan yang perlu dihadapi secara bersama karena tidak hanya berdampak terhadap kondisi ekonomi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan persoalan sosial dan kamtibmas.

 

“Pengangguran masih menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama. Masih banyak anak-anak muda yang memiliki semangat dan potensi, namun belum memperoleh keterampilan maupun akses yang memadai menuju dunia kerja,” kata dia.

 

Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Polda Banten menghadirkan Program Poliran sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap persoalan sosial yang dirasakan masyarakat.

 

“Melalui Poliran kami ingin membuka jalan bagi anak-anak muda Banten agar memiliki keterampilan, karakter serta kesempatan untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri,” ujarnya.

 

Baca: Jasad yang Ditemukan di Pulau Enggano Adalah ABK Kapal Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak

 

Baca: Perubahan APBD Banten 2026 Diarahkan untuk Kesejahteraan Masyarakat

 

Hingga saat ini, Program Poliran yang dikoordinasikan Ditbinmas Polda Banten telah melaksanakan enam gelombang pelatihan dan pembinaan dengan jumlah 567 peserta.

 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 175 orang telah disalurkan untuk bekerja di perusahaan atau mengembangkan usaha secara mandiri.

 

Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yakni merekrut, melatih dan menyalurkan. Proses perekrutan dilakukan melalui Bhabinkamtibmas yang tersebar di enam Polres untuk menjangkau masyarakat, khususnya anak muda yang belum bekerja namun memiliki semangat dan kemauan untuk berkembang.

 

Kapolda juga mengapresiasi PT Gyokai Indonesia Kompeten serta seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmen dalam mendukung Program Poliran.

 

Ia berharap semakin banyak perusahaan yang terlibat sehingga semakin luas kesempatan kerja yang dapat diberikan kepada generasi muda di Provinsi Banten. (Mudofar)

Diberdayakan oleh Blogger.