Data Dinkes, 27 dari 28 Pasien Omicron yang Meninggal di Pandeglang Belum Divaksin

Vaksinasi di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mencatat, sebanyak 27 dari 28 pasien Covid-19 khususnya varian Omicron yang meninggal dunia di Kabupaten Pandeglang, belum disuntik vaksin.

 

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pandeglang, Samsudin mengatakan, sampai dengan awal pekan ini angka terkonfirmasi Covid-19 di Pandeglang khususnya varian Omicron mengalami penurunan.

 

“Sampai saat ini kita makin menurun, dari Januari sampai dengan sekarang ada 1.600 dan setiap harinya mengalami penurunan, untuk hari ini kita ada 49 kasus,” kata dia.

 

Bagi pasien yang mengalami gejala ringan, kata dia, cukup melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah masing-masing. Sementara untuk yang mengalami gejala akan dirawat di RSUD Berkah atau lokasi yang sudah ditunjuk pemerintah.

 

“Untuk yang kita rawat itu yang gejala. Untuk yang tidak bergejala atau gejala ringan cukup isoman dirumah. Ini ada 2 dari 4 kemarin tuh yang dirawat di RSU Berkah, sekarang ada 2 lagi yang dirawat dengan kondisi kemarin udah pulang dengan kondisi sehat,” paparnya.

 

Baca: Tidak Dapat Izin Orangtua, Vaksinasi Anak di Pandeglang Baru Capai 29 Persen

 

Baca: Pemkab Siap Permudah Investasi di Pandeglang Lewat Aplikasi Sigampang, Launching 1 April

 

Sementara pasien yang meninggal dunia akibat varian Omicron, lanjut dia, sudah mencapai 28 orang. Dari 28 orang tersebut, 27 orang tercatat belum divaksin Covid-19.

 

“Setelah kita analisa bahwa dari 28 orang itu yang belum divaksinasi sebanyak 27 orang, satunya sudah vaksinasi dosis 2. Makanya kita harapkan kepada masyarakat yang memang belum divaksin segeralah. Karena apa, kalau kita sudah divaksinasi ada kekebalan dalam tubuh kita, terbentuk imun, antibody bisa melawan virus-virus yang masuk kedalam tubuh kita. Ini 27 orang yang meninggal ternyata memang belum divaksin sama sekali,” ungkapnya.

 

Untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat agar segera divaksin. Karena vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan (prokes) merupakan cara terbaik dalam melindungi diri dari penyebaran Covid-19. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.