Dinsos Pandeglang Terus Pantau Percepatan Penyaluran Bansos 2023

Plt kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Nuriah.

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang bersama PT Pos Indonesia terus memantau dan mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2023. Diharapkan, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di saat harga beras yang masih tinggi.

 

Plt Kepala Dinsos Pandeglang, Nuriah menerangkan, bahwa realisasi penyerapan dan penyaluran bansos tahun ini sudah masuk di tahap 3 dan terakhir akan dilakukan pada bulan Desember. Menurut dia, program tersebut telah memberikan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat secara signifikan.

 

“Kalau untuk program PKH-nya ini udah tahap 3 ya, nanti tahap 4 terakhir itu di bulan Desember. Sekarang kan bersatu PKH dengan BPNT tapi kalau misalkan PKH nya turun di triwulan 1 berarti BPNT nya karena tiap 1 bulan 1 kali, itu dapat 3 bulan begitu,” kata dia, Rabu (18/10).

 

Dia menyebut, pihaknya mengaku terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan bansos tersalurkan tepat waktu dan tepat jumlah.

 

Untuk wilayah Pandeglang, kantor pos selaku penyalur juga sampai saat ini telah menyalurkan bansos baik untuk penerima PKH dan BPNT yang disalurkan kepada warga penerima sebanyak 88 persen.

 

“Kalau hasil rekom dengan pihak pos karena kan semua ini by name by address, uangnya juga, barcodenya juga, mekanismenya kan melalui pihak pos. Kita tuh hanya ditugaskan kabupaten memonitoring apakah bantuan tersebut sudah disalurkan atau belum. Data by name by address by NIK juga ada di pos tapi kemarin saat kita rapat evaluasi ternyata baru mencapai 88 persen karena ada tambahan data untuk disalurkan kembali,” terangnya.

 

Baca: Saat Santri di Pandeglang Bersarung dan Tunjukan Kemampuan Berbaris

 

Baca: Masya Allah, Abuya Muhtadi Tetap Datang Pimpin Istighosah Walau Tengah Sakit

 

Saat ditanya kendala di lapangan, Nuriah menerangkan, diantaranya terkait KPM yang tidak mengambil secara langsung bansos tersebut. Untuk hal ini, kata Nuriah, mekanisme penyaluran bisa dilakukan dengan 3 cara.

 

Pertama, kantor pos datang ke titik bagi atau komunitas yang telah dikumpulkan di satu tempat. Kedua, KPM yang datang ke kantor pos. Ketiga pihak pos yang datang ke rumah KPM secara langsung.

 

Bantuan yang dilakukan ini, lanjutnya, merupakan upaya pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk membantu keluarga yang tidak mampu atau rentan miskin dalam meningkatkan kondisi ekonomi dan memperkuat jaring pengaman sosial.

 

“Intinya semuanya harus tetap sasaran. Mohon kesadarannya bagi masyarakat yang memang tidak sesuai sasaran, sudah sejahtera saat ini, mundur lah,” tutupnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.