Ratusan Penjamah Makanan 4 Yayasan Ikuti Pelatihan Sertifikat Kejar Syarat SLHS

Ratusan relawan penjamah makanan mengikuti pelatihan di KPRI Amanah, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Kamis (29/01/2026).

KRAKATAURADIO.COM, CIKEDAL - Ratusan relawan penjamah makanan di Kabupaten Pandeglang, Banten, mendapat pelatihan bersertifikat. Sertifikat yang didapat itu sebagai pelengkap syarat Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Terdapat empat yayasan yang mengikuti kegiatan ini, diantaranya Yayasan Daar El Ulum, H. Kasmidi, Toha Asep Suherman, dan YPPSDP, berlangsung di KPRI Amanah, Cikedal, Kamis (29/01/2026).

 

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang, Jaenal Mutakin mengatakan, industri atau restoran yang memproduksi lebih dari 750 porsi makanan per hari wajib memiliki SLHS.

 

Hal ini didasarkan pada aturan yang ditetapkan pemerintah, diantaranya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012, Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019, dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2025.

 

“Jadi untuk memastikan keamanan pangan pada MBG ini, kita melatih relawan SPPG. Alhamdulillah pada hari ini ada 8 SPPG dari 4 atau 5 yayasan sudah bergabung dan melaksanakan pelatihan keamanan pangan siap saji bagi penjamah makanan,” kata dia.

 

Menurut dia, tujuan pelatihan ini memastikan keamanan pangan pada program MBG. Selain itu melatih relawan SPPG mengenai cara penjamahan makanan yang aman, dan menjamin produk makanan yang dihasilkan aman dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

 

Ia melanjutkan, selain penjamah makanan, SLHS bisa keluar dengan melampirkan beberapa instrumen seperti layout dapur, hasil inspeksi kesehatan lingkungan, pemeriksaan laboratorium untuk air, sampel makanan, dan lainnya.

 

“Itu ada poin-poin yang didapatkan. Harapannya minimal poinnya 80. Tapi kalaupun belum 80, itu menjadi atensi kita untuk diperbaiki,” terangnya.

 

Baca: Sumur Tercemar Akibat Banjir, Warga Terima Bantuan Air Bersih

 

Baca: Perpam Banten Dukung Penuh Polri di Bawah Presiden

 

Penerbitan SLHS dilakukan oleh Bupati melalui DPMPTSP berdasarkan rekomendasi Dinkes.

 

Harapannya yang paling utama, makanan yang disajikan itu aman dan memenuhi kebutuhan gizi bagi masyarakat,” ucap dia.

 

Sementara perwakilan Yayasan Daar El Ulum, H. Kasmidi, dan Toha Asep Suherman, Fahru Rizal mengatakan, pihaknya mengikutsertakan 400 penjamah makanan untuk mendapat sertifikasi.

 

“Mudah-mudahan ini adalah pelatihan dengan peserta terbanyak di Kabupaten Pandeglang untuk mendukung program dari Bapak Presiden Prabowo, yaitu program pemberian makan bergizi gratis,” katanya.

 

Rizal menyebut, SPPG yang di bawah naungan yayasannya sebanyak 7 sampai 8 unit mencakup wilayah Kecamatan Menes, Jiput, Cikedal, Pagelaran, Carita, Karangtanjung, Panimbang, dan Cimanggu.

 

“Untuk acara besok di hari Jumat launching Yayasan Toha Asep Suherman. Kemudian Darul Ulum nanti launching-nya hari Sabtu di Karangtanjung. Yang lainnya mungkin akan menyusul. Untuk dua yayasan itu nanti akan mulai penyaluran pertamanya dimulai tanggal 2 Februari 2026,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.