Anggaran Pusat Terhambat, 5 Dapur MBG di Labuan Hentikan Operasional Sementara
![]() |
| Ilustrasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). |
KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, dihentikan untuk sementara waktu. Penghentian ini dipicu oleh kendala administrasi yang menyebabkan anggaran operasional belum dapat dicairkan.
Koordinator Kecamatan (Korcam) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kecamatan Labuan, Haryanto mengonfirmasi bahwa sejauh ini ada lima dapur yang sementara berhenti beroperasi akibat kendala eksternal tersebut.
“Untuk di Labuan sendiri saya selaku Korcam yang mengetahui dan yang melaporkan untuk berhenti operasional karena terkendala anggaran belum turun, itu ada sekitaran lima dapur,” kata dia, Senin (08/06).
Haryanto meluruskan anggapan bahwa penutupan ini merupakan langkah efisiensi. Menurut dia, kendala utama murni berasal dari proses pembenahan internal yang sedang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kalau misalkan dari efisiensi mungkin tidak ada faktor. Memang karena dari pusat sendiri itu masih dalam tahapan perbaikan sistem ataupun organisasi di BGN itu sendiri. Nah, ini yang memang menjadi hambatan anggaran tidak turun kepada dapur-dapur, khususnya yang di Kecamatan Labuan,” terangnya.
Hingga saat ini, pihaknya belum melakukan pergeseran alokasi penerima manfaat ke dapur lain yang masih aktif. Kendati demikian, langkah taktis tersebut tetap disiapkan sebagai rencana cadangan jika proses pembekuan anggaran di pusat berlangsung dalam jangka waktu yang lama.
Baca: Orang Tua Siswa Kecewa, Keluhkan Menu MBG Tidak Sesuai Standar
Baca: Puluhan Tahun Dinanti, Pembangunan Jembatan Gantung Pagelaran-Sukaresmi Resmi Dimulai
Berdasarkan informasi koordinasi internal, lanjutnya, proses pencairan dana atau top-up anggaran ke rekening masing-masing dapur ditargetkan selesai pada pekan ini.
Jika berjalan sesuai rencana, SPPG yang belum cair diproyeksikan dapat kembali melayani Penerima Manfaat (PM) pada pekan depan.
“Kalau untuk pencairan sendiri melihat dari grup-grup itu di minggu-minggu ini akan dilakukan top up kembali ke masing-masing dapur. Nah, kemungkinan juga dapur di minggu depan itu sudah berjalan kembali,” tutur dia.
Secara umum, cakupan program MBG di Kecamatan Labuan diklaim sudah berjalan masif dan hampir menyentuh seluruh target sasaran.
“Untuk Labuan sendiri sudah cukup, sudah hampir semua penerima manfaat dari kategori 3B sampai dengan siswa sekolah, itu kita sudah hampir mengcover semuanya,” terangnya.
Sebagai informasi, total terdapat 16 titik dapur SPPG yang tercatat di Kecamatan Labuan, baik yang sudah berstatus aktif (running) maupun yang masih dalam tahap persiapan.
Dari jumlah tersebut, masih ada 4 dapur yang belum beroperasi penuh karena kendala belum hadirnya Kepala SPPG serta 3 dapur lainnya yang masih dalam tahap pembangunan fisik. (Mudofar)

Tidak ada komentar