TMMD ke-129 di Kecamatan Patia Resmi Dimulai
KRAKATAURADIO.COM, PATIA - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 di Kabupaten Pandeglang resmi dibuka pada Rabu (15/07/2026). Tema tahun ini yakni "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa", berlangsung di lapangan Kantor Kecamatan Patia.
Sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) kali ini difokuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di dua desa di wilayah Kecamatan Patia, yakni Desa Pasirgadung dan Desa Simpangtiga.
Dandim 0601/Pandeglang, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga mengatakan, program ini merupakan wujud swakelola tipe B, di mana perencanaan dan pengawasan dilakukan oleh Pemda, sedangkan Kodim bertindak sebagai instansi pelaksana.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari ke depan, terhitung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
“Kami dari Kodim 0601 Pandeglang serta Forkopimda ada Ibu Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Kajari, hingga Pengadilan Agama lengkap disini dalam rangka membuka TMMD ke-129 tahun 2026. Kita akan membuka jalan dan perkerasan jalan sepanjang 1.160 meter,” kata Dandim kepada awak media pasca-pembukaan.
Ia menerangkan, selain infrastruktur jalan, TMMD ke-129 juga menyasar sejumlah pembangunan fisik dan fasilitas umum lainnya di dua desa tersebut, di antaranya rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit, pembangunan 5 unit sumur bor yang dilengkapi fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK).
“Kemudian (pembangunan) gorong-gorong 1 unit, (pembangunan) TPT (tembok penahan tanah) 2 unit dan rehab musala 1 unit,” terangnya.
Baca: Warga Sambut Baik Rekonstruksi Ruas Jalan Teluknaga–Dadap oleh Pemprov Banten
Baca: Dampak Kemarau di Pandeglang, Ponpes di Patia Dipasok 5.000 Liter Air Bersih
Untuk merampungkan seluruh target tersebut, Kodim 0601/Pandeglang menerjunkan 150 personel gabungan. Proses pengerjaan ini juga akan didukung oleh partisipasi aktif warga setempat.
Lebih lanjut, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga menyebutkan bahwa pembukaan jalan baru ini bernilai sangat strategis karena akan terhubung dengan akses keluar (exit) jalan tol.
Infrastruktur yang lebih baik diyakini dapat memotong waktu tempuh kendaraan, memutar roda ekonomi, serta memancing peluang investasi baru masuk ke wilayah Pandeglang.
“Harapan kami nanti dengan pelaksanaan kegiatan ini, ini kan ada jalan tol, setelah kita buka nanti akan memperjalan exit keluar tol. Dengan adanya exit keluar tol, harapannya ekonomi masyarakat bertambah. Kenapa? Karena perputaran kendaraan makin singkat, kemudian peluang investasi dari luar juga karena jalannya bagus mudah-mudahan meningkat,” imbuhnya.
Baca: SPPG Umi Kaisar Menes Konsolidasi dengan 15 Supplier
Di tempat sama, Bupati Pandeglang, Rd Dewi Setiani menyampaikan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan TMMD ke-129 ini. Menurut dia, program ini merupakan potret nyata kerja sama lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.
“Dari pemerintah daerah, kami menyambut baik kegiatan TMMD ini. Ini adalah upaya gotong royong di antaranya TNI, Polri, masyarakat, pemerintah kabupaten, kecamatan, pemerintah desa bersama-sama baik itu dengan dunia usaha serta didukung oleh pelaku usaha, kita sama-sama mensukseskan program TMMD ke-129 di Kabupaten Pandeglang,” tutur dia.
Dewi menegaskan, pembukaan akses jalan di Kecamatan Patia ini dirancang untuk menciptakan kawasan pertumbuhan ekonomi cepat. Jalur ini dinilai vital karena mendukung program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Jalan (menuju exit tol) ini merupakan jalan yang sangat strategis untuk sama-sama kita wujudkan agar angka dari harga untuk transportasi juga bisa kita tekan kalau jalannya bagus,” pungkasnya. (Mudofar)
.jpeg)
Tidak ada komentar