Berhasil Ungkap Kasus TPPO, Polres dan Kejari Pandeglang Dapat Apresiasi dari Mensos Risma

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat mengunjungi Kabupaten Pandeglang, Rabu (20/06/2023).

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini berkunjung ke Kabupaten Pandeglang terkait maraknya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Salah satu lokasi yang dikunjungi Mensos yakni Polres Pandeglang.

 

Dalam kesempatan itu, Mensos Risma bertemu langsung dengan 2 orang pelaku yang telah diamankan. Saat bertemu dengan para tersangka, Mensos langsung meluapkan kekesalannya.

 

Risma berbincang langsung dengan emosional kepada 2 pelaku kasus TPPO anak dibawah umur yang ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang, Rabu (20/06).

 

Diketahui, kedua pelaku tersebut berinisial BC (23) dan AI (21). Risma menyebut kedua pelaku tersebut telah mati rasa.

 

“Kamu mati rasa ya? Kamu mati rasa,” kata Risma dengan tatapan tajam kepada pelaku.

 

Dalam kunjungannya, Risma mengapresiasi langkah Polres dan Kejaksaan Negeri (Kejari) serta Pemerintah daerah (Pemda) Pandeglang yang telah merespon cepat kasus TPPO.

 

“Kami menghargai dari polres dan kejaksaan Pandeglang juga kabupaten yang merespon ini dengan baik karena ini menyangkut perdagangan anak-anak. Karena itu kami memberikan dan kami akan terus melakukan upaya penghargaan kepada seluruh jajaran polres dan kejaksaan di beberapa wilayah yang lakukan TPPO,” ujarnya.

 

Baca: Berdedikasi dalam Pemenuhan Hak Anak, Komnas PA Pandeglang Beri Penghargaan kepada Ponpes MALNU Menes

 

Baca: Jelang Pemilu 2024, Kepala Desa Diimbau Netral

 

Risma menerangkan, dampak dari kasus TPPO ini bukan saja bagi orang menjadi korban, namun bisa lebih dari itu.

 

“Dan tadi setelah saya wawancara dengan si anak itu masih banyak yang bisa dikembangkan dari kasus ini sehingga ini nanti bisa terbuka dan kita sudah tahu beberapa permasalahannya, masalahnya kenapa dan kemudian nanti impact nya kedepan,” terang dia.

 

Untuk korban TPPO ini, lanjutnya, akan dibawa untuk diberi pendampingan di balai milik pemerintah guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

Dirinya meminta Polres Pandeglang untuk menghukum para tersangka dengan hukuman yang paling setimpal.

 

Baca: Muspika Labuan Turun ke Desa Gelar Aksi Bersih-bersih Bersama Warga

 

Sementara, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan terima kasih atas penanganan kepada para korban.

 

“Terima kasih anak kami korban TPPO akan mendapatkan penanganan lanjutan untuk rehabilitasi. Mudah-mudahan bisa lebih produktif sehingga bisa kembali normal dalam kesehariannya,” ucap Irna.

 

Irna menambahkan, untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat khususnya para pelajar.

 

“Ini tanggung jawab kami mengedukasi masyarakat, kepala sekolah akan kami panggil,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.