Cendekiawan Kampung Gagas Startup Desa di Pandeglang

Cendekiawan Kampung saat kegiatan Startup Desa di Pendopo, Rabu (29/11/2023).

KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Cendekiawan Kampung dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menggagas program Startup Desa. Program kerja sama ini mengusung tema ‘Program Kewirausahaan Pemula Kabupaten Pandeglang 2023’.

 

CEO Cendekiawan Kampung, Atih Ardiansyah mengatakan, Startup Desa merupakan program inisiasi kewirausahaan yang berbasis pada potensi-potensi desa. Menurut dia, Pandeglang memiliki 326 desa dengan beragam potensi yang berbeda-beda.

 

“Atas dasar itu kami mengundang anak muda termasuk mahasiswa untuk mengoptimalkan potensi yang ada dan mengembangkannya ke dalam rencana kerja bisnis,” kata dia di Pendopo, Rabu (29/11).

 

Atih menyebut, peserta kegiatan ini mencapai 58 orang. Dari puluhan peserta ini kemudian disaring menjadi 42 orang.

 

“Kami melakukan pengecekan terlebih dahulu apakah peserta tersebut berasal dari Pandeglang karena program ini ditujukan khusus bagi warga Pandeglang. Dari 42 peserta akan dipilih lagi untuk mempresentasikan ide mereka di hadapan juri pada seri inkubasi bisnis,” terangnya.

 

Baca: 500 Ribu Wisatawan Diperkirakan Kunjungi Pandeglang di Libur Nataru, Disparbud Fokus Pengamanan

 

Baca: Hingga Akhir November Penerimaan Pajak di Pandeglang Baru Capai 76 Persen, PBB-P2 60 Persen

 

Ia menuturkan, peserta tersebut memiliki keahlian yang telah diidentifikasi dalam empat klaster, yaitu teknologi, pangan, kuliner, dan kriya. Mereka akan ditempatkan bersama mentor sesuai dengan klaster yang mereka ikuti.

 

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, Hasan Bisri mengatakan, Startup Desa bertujuan untuk membantu para pemuda dan pemula dalam meningkatkan kewirausahaan sesuai dengan kompetensinya.

 

“Para peserta berasal dari kalangan mahasiswa muda, sedangkan mentor yang terlibat berasal dari perguruan tinggi di Banten. Harapan kami adalah agar jiwa wirausaha dapat diwujudkan dalam aktivitas sehari-hari mereka, sehingga mereka dapat menjadi enterpreneur yang mandiri,” ucap dia.

 

Baca: Ini Besaran UMK di Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglang Naik Berapa?

 

Sementara, Wakil Ketua DPRD Pandeglang, Tb. Asep Rafieudin Arief menyampaikan program ini menginspirasi anak muda di Pandeglang untuk mengeluarkan ide dan gagasan mereka, terutama dalam ranah wirausaha yang juga melibatkan masyarakat.

 

“Keberadaan program ini sangat penting karena mendorong generasi muda untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi potensi yang ada di desa atau wilayah mereka. Melalui program ini, para anggota Cendikiawan Kampung dapat lebih aktif dalam merancang dan mendesain masa depan mereka,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.