Puskesmas Labuan Raih Akreditasi Paripurna, Kapus Sri: Mempertahankan yang Sulit

Kepala UPT Puskesmas Labuan, Sri Rezeki.

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - UPT Puskesmas Labuan, Kabupaten Pandeglang, baru-baru ini meraih Sertifikat Akreditasi Tingkat Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Akreditasi ini berlaku sampai 5 tahun kedepan. Namun begitu, Kepala Puskesmas (Kapus) Labuan, Sri Rezeki mengaku lebih berat mempertahankan daripada meraih.

 

“Dengan paripurna kita itu harus menjaga paripurnanya ini sampai 5 tahun kedepan. Kalau misalnya di 5 tahun kedepan paripurna tidak bisa menjaga pelayanan ini ya luar biasa. Kita meraihnya 6 bulan, cepet gitu, tapi mempertahankan ini yang sulit,” kata dia, Kamis (02/11).

 

Untuk diketahui, akreditasi paripurna merupakan predikat hasil penilaian tertinggi yang diberikan berdasarkan penilaian terhadap manajemen mutu dan keselamatan pasien yang diterapkan di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama.

 

Puskesmas Labuan sebelumnya telah menjalani survei akreditasi pertama pada tahun 2017 dengan hasil Dasar. Saat ini untuk pertama kalinya, Puskesmas Labuan mendapat Akreditasi Tingkat Paripurna.

 

“Yang membuat ini paripurna adalah tim. Tim dan kekompakan yang solid. Jadi kalau staf, timnya mau berubah mau menjadikan puskesmas ini pelayanan yang lebih baik insha Allah kita bisa mencapai ke paripurna ini. Alhamdulillah,” ujarnya.

 

Baca: Waspada, Komplotan Maling Kembali Merajalela, Warga Diminta Giatkan Ronda

 

Baca: Update Bencana Angin Kencang, 360 Bangunan di Pandeglang Rusak

 

Sri mengungkapkan, dengan upaya peningkatan mutu pelayanan yang sudah dilaksanakan, mulai dari sarana, prasarana dan segi pelayanan, diharapkan dapat memberikan dampak pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

 

Menurut dia, akreditasi paripurna yang diraih ini juga dapat semakin menanamkan rasa kepercayaan masyarakat untuk berobat ke puskesmas disamping komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan yang terbaik.

 

“Kita perlu dukungan masyarakat. Hayu terus mengevaluasi. Evaluasi ya bukan menjatuhkan tapi mengevaluasi, memperbaiki melalui humas kami, nanti kita akan perbaiki,” tandasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.