Perluas Akses Pendidikan, Sekolah Rakyat di Pandeglang Mulai Dibangun
![]() |
| Gubernur Banten, Andra Soni meletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (12/01/2026). |
KRAKATAURADIO.COM, CADASARI - Pemerintah memulai pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Provinsi Banten di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Gubernur Banten secara resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat melalui peletakan batu pertama (groundbreaking), Senin (12/01/2026).
Kehadiran Sekolah Rakyat ini menjadi tonggak penguatan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Banten, khususnya Pandeglang.
Gubernur Banten, Andra Soni menyampaikan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menurut dia, pembangunan ini diproyeksikan akan selesai pada bulan Juni mendatang, sehingga dapat mulai beroperasi pada bulan Juli 2026.
“Pemerintah provinsi Banten menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah meluncurkan program sekolah rakyat,” kata dia.
Andra menambahkan, bahwa masyarakat tidak perlu meragukan kualitas Sekolah Rakyat yang dibangun karena seluruh pembiayaannya ditanggung oleh pemerintah pusat.
“Sekolah rakyat akan menjadi pusat pendidikan dalam mewujudkan generasi emas 2045, karena salah satu cara untuk keluar dari kemiskinan adalah dengan pendidikan,” ujarnya.
Baca: Warga Caringin Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji
Baca: Banjir di Pandeglang Meluas, Ketinggian Capai 1 Meter
Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Asep Rahmat menuturkan, bahwa program pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu strategi utama pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan.
Menurut Asep, program ini bertujuan memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
“Tujuan utama pembangunan sekolah rakyat yakni memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, mengurangi angka putus sekolah dan memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersekolah,” ucap dia.
Diketahui, pemerintah melaksanakan peluncuran pembangunan Sekolah Rakyat secara serentak di seluruh Indonesia yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto, di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Presiden meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran 166 Sekolah Rakyat merupakan langkah awal dari target besar pemerintah hingga tahun 2029 mendatang. Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
“Hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029. Insyaallah akan tercapai,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar