Cuaca Ekstrem, SPPG Labuan Mandiri Pastikan Distribusi MBG Lancar

Siswa siswi SDN Cigondang 03, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, mengambil Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (14/01/2026).

KRAKATAURADIO.COM, LABUAN - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Pandeglang, Banten, tidak berdampak terhadap pendistribusian 3.886 porsi ke 8 sekolah dan kelompok B3 (bumil, busui, balita) di Desa Cigondang. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Labuan Mandiri, memastikan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap lancar.

 

Person In Charge (PIC) SPPG Labuan Mandiri, Ita Yunita mengatakan, pendistribusian program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut tetap lancar, meskipun cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang melanda wilayah Labuan sejak awal tahun.

 

Ia memastikan, setiap harinya petugas tetap mendistribusikan MBG sesuai jumlah yang terdata.

 

“Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, terutama saat musim hujan di mana risiko penyakit meningkat,” kata dia, Kamis (15/01).

 

Menurut dia, program MBG ini menyediakan berbagai macam makanan sehat, seperti nasi, lauk, sayur, dan buah-buahan. Makanan tersebut diolah dan disajikan dengan memperhatikan standar kebersihan dan kesehatan.

 

Ia mengakui, cuaca ekstrem di awal tahun ini kerap terjadi, kendati demikian distribusi bahan makanan juga dipastikan tetap lancar.

 

“Kami juga selalu memberikan multi vitamin kepada relawan-relawan SPPG dalam menjaga daya tahan tubuh di musim penghujan ini,” ujarnya.

 

Baca: Pemprov Banten Tekan Angka Putus Sekolah dengan Program Sekolah Gratis

 

Baca: Perluas Akses Pendidikan, Sekolah Rakyat di Pandeglang Mulai Dibangun

 

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri Cigondang 03, N. Teni Hati Mutiara S.Pd, menyampaikan bahwa program MBG ini sangat membantu siswa, terlebih di musim penghujan saat ini.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan kepada pihak dapur MBG atas program ini. Makanan bergizi yang diberikan sangat bermanfaat bagi kesehatan dan konsentrasi belajar siswa,” ucap dia.

 

Selain itu, lanjutnya, program ini juga melibatkan partisipasi aktif dari guru dan staf sekolah dalam memastikan bahwa semua siswa mendapatkan makanan yang layak.

 

“Meskipun musim hujan, program MBG di SDN Cigondang 3 tetap berjalan dengan lancar. Dengan adanya program MBG ini, kesehatan dan prestasi belajar siswa dapat terus meningkat,” imbuhnya.

 

Diharapkan, program ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah dan SPPG terhadap pendidikan dan kesejahteraan siswa di Indonesia. (Mudofar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.