Umi Kaisar, Pengusaha Mitra SPPG yang Prioritaskan Pelaku UMKM
![]() |
| Umi Kaisar (36), berkomitmen memprioritaskan pelaku UMKM dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). |
KRAKATAURADIO.COM, PANDEGLANG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan dari sejumlah pengusaha muda tanah air.
Dukungan penuh diberikan pengusaha muda asal Pandeglang, Umi Kaisar (36) yang berkomitmen memprioritaskan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar secara langsung.
Ibu muda yang memiliki nama lengkap Ade Putri Armin ini, menerapkan perannya dalam program unggulan itu melalui mitra Yayasan Daar El Mustadh'afin di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ia kelola di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang dan SPPG di Jepara, Jawa Tengah.
Umi Kaisar menerangkan, awal mula ia tertarik pada program MBG karena melihat tujuan pemerintah yang menjamin peningkatan gizi anak Indonesia. Apalagi, awalnya ia berkiprah sebagai pelaku UMKM lokal, yakni pembuat donat.
Melihat peluang tersebut, ia kemudian berdiskusi dengan keluarga dan mengambil langkah strategis menjadi mitra yayasan SPPG yang pertama launching di Kabupaten Pandeglang.
“Sebelum orang percaya dengan program ini, saya sudah terlebih dulu percaya sama program MBG karena tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas kesehatan, terus juga menurunkan angka stunting dan memperkuat SDM Indonesia sejak dini. Alhamdulillah saya dapur MBG pertama di Pandeglang,” kata Umi, Sabtu (24/01).
Sejak saat itu, lanjutnya, ia mendorong berbagai pihak terutama para pengusaha lain untuk ikut berpartisipasi membantu program pemerintah. Menurut dia, program MBG tidak hanya mencukupi gizi anak-anak, tetapi ikut menggerakkan roda ekonomi dan membuka lapangan kerja.
“Dari situ saya mulai mengajak yang lain untuk bergabung. Tapi garis besarnya program ini adalah bisa mengutamakan pembelian bahan dari UMKM dan pelaku usaha lokal. Apalagi saya memang pelaku UMKM jadi saya ngerti banget tentang kendala mereka,” terangnya.
Baca: Bupati Jenguk Ibu Melahirkan yang Terjang Banjir di Patia
Baca: Cuaca Ekstrem, SPPG Labuan Mandiri Pastikan Distribusi MBG Lancar
Dia menyebut, langkah ini tidak hanya memastikan kualitas bahan pangan lebih segar dan terjamin, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar secara langsung. Kata Umi, kontribusi para pengusaha untuk masyarakat bisa diaplikasikan melalui program MBG.
“Dengan volume produksi harian yang tinggi, setiap SPPG memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui transaksi rutin dengan pelaku usaha lokal,” ungkap dia.
Ke depan, Umi Kaisar juga berencana menjadi mitra SPPG di lokasi lainnya di Pandeglang. Ia berkomitmen mensukseskan program tersebut sebagai upaya pemenuhan gizi anak menuju Indonesia emas tahun 2045 mendatang.
“Praktik di SPPG Umi Kaisar Menes dan SPPG Jepara, Jawa Tengah merupakan bukti nyata program gizi nasional mampu menciptakan manfaat berlapis, tidak hanya gizi anak, tetapi juga kesejahteraan warga,” pungkasnya. (Mudofar)

Tidak ada komentar